Rabu, 13 Juli 2011

Di Washington DC, 5000-an Orang Mainkan Angklung


Disaksikan Sri Mulyani dan Dubes Dino,
Angklung 'Persatukan Dunia' Catat Guinness Book of Record


ANGKLUNG. Repetoar musik tradisional kebanggaan Indonesia, angklung berhasil memecahkan Guiness Book of Record. Ini setelah musisi angklung dari Jawa Barat, Mang Udjo berhasil menggelar repertoar melibatkan peserta terbanyak tingkat dunia, sebanyak 5.102 orang di Washington DC.

Pelataran Monumen Nasional kebanggaan AS, Sabtu (10/7/2011) menurut mantan wartawan Jawa Pos, Bambang Indra Kusuma, suasananya mirip di lapangan Monas Jakarta. Lebih 5000 orang dari berbagai negara, termasuk orang Indonesia tumplek di sana. Mereka masing-masing memegang alat musik angklung, dan memainkan beberapa lagu populer dunia seperti We Are The Word-nya Michel Jackson. Disusul lagu Take Me Home Country Road.

Suasana benar-benar mengharu biru. Masyarakat Amerika dari berbagai negara terlihat antusias dan gembira memainkan lagu dengan instrumen angklung yang dipegangnya. Mang Udjo mengomando dengan berdiri di atas panggung cukup bersemangat. Ia tidak sendiri. Para penyanyi dari Elfa's Singers Bandung, ikut mengiringi dengan menyanyikan lagu-lagu yang 'mengharu biru' itu.


Baca Selengkapnya : Klik disini

, Angklung 'Persatukan Dunia' Catat Guinness Book of Record

Senin, 11 Juli 2011

AFFANDI Sang Maestro


Nama : Affandi
Lahir : Cirebon, 1907
Meninggal : Mei 1990
Agama : Islam
Istri : Maryati (isteri pertama)dan Rubiyem (isteri kedua)
Anak : Kartika Affandi dan Juki Affandi BSc
Pendidikan :
H.I.S
M.U.L.O
A.M.S
Profesi : Pelukis
Pengajar seni lukis di Akademi Seni Rupa Indonesia(ASRI), Yogyakarta,Jateng
Aliran : Ekspresionisme atau abstrak

Penghargaan :

Piagam Anugerah Seni, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1969
Doktor Honoris Causa dari University of Singapore, 1974
Dag Hammarskjoeld, International Peace Prize (Florence, Italy, 1997)
Bintang Jasa Utama, tahun 1978
Julukan Pelukis Ekspressionis Baru Indonesia oleh Koran International Herald Tribune
Gelar Grand Maestro di Florence, Italia

Pengalaman Organisasi :

Anggota Hak-Hak Azasi Manusia dari Comite Pusat Diploatic Academy of Peace PAX MUNDI di Castelo San Marzano, Florence, Italia
Dewan Penyantun ISI (Institut Seni Indonesia) di Yogakarta.

Pameran-Pameran :

Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
East-West Center (Honolulu, 1988)
Festival of Indonesia (U.S.A., 1990-1992)
Gate Foundation (Amsterdam, Holland , 1993)
Singapore Art Museum (1994)
Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
Indonesia-Japan Friendship festival (Morioka, Tokyo, 1997)
ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
Pameran keliling di berbagai kota di India.
Pameran di Eropa al: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
Pameran di benua Amerika al: Brazilia, Venezia, San Paulo, Amerika Serikat
Pameran di Australia
Museum : Museum Affandi, Jl. Adisucipto, Yogyakarta

BIOGRAFI

Affandi (1907-1990) adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia. Pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional, berkat gaya ekspresionismenya. Pelukis yang meraih gelar Doktor Honoris Causa dari University of Singapore tahun 1974. Affandi dikenal sebagai seorang pelukis yang menganut aliran ekspresionisme atau abstrak sehingga seringkali lukisannya sangat sulit dimengerti oleh orang lain terutama oleh orang yang awam tentang dunia seni lukis jika tanpa penjelasannya.

Dari segi produktifitas, Affandi termasuk pelukis yang cukup produktif. Dia telah melukis lebih dari 2.000 buah lukisan dan sekitar 300 buah lukisan koleksi pribadinya kini disimpan di Museum Affandi, Jogyakarta. Sampai ajal menjemputnya pada Mei 1990, Affandi tetap berprofesi sebagai pelukis.


Berita Terkait :



Sang Maestro

Selasa, 22 Maret 2011

Sahabat Sejati

sahabat sejati adalah dia yang dgn lapang dada memaafkan mu
dan dia yg slalu menyediakan,bahu,lengan,tangan,
serta hatinya tanpa pamrih untuk membantu sahabatnya.
Yang bisa mengerti dan ada di sisi kita dalam kondisi seperti apapun,
dimana pun,dan kapanpun.

Sahabat sejati itu bagai bintang dilangit.
Kadang tampak, kadang tidak.
Tapi kita tau dia selalu ada disana :)

Ada misteri kecil dalam persahabatan
Walau diuntai dirajut setiap hari
Tetap dan selalu robek dan robek lagi
Namun,
Selalu saja bersyukur bahwa masih ada sahabat
yang setia dan terus membantu di sepanjang jalan.

Sahabat adalah obor dalam gelap
Sebuah pelangi setelah badai
Sinar matahari setelah seharian yang dingin lembab
Harapan setelah asa menjadi pupus

Sahabat bagai mata yang selalu melihat
Yang pertama mengulurkan tangan bila menggapai.
Rela merugi tanpa diperhitungkan
Bergandengan bila kaki menjadi lemah.

makasih buat kalian semua karna udah jadi sahat terbaik gua.. :)

by
R Vinny Fatika Syahri



Jumat, 11 Maret 2011