Kalau sampai waktuku 'ku mau tak seorang 'kan merayu, Tidak juga kau,
Tak perlu sedu sedan itu. Aku ini binatang jalang, Dari kumpulannya terbuang. Biar peluru menembus kulitku, Aku tetap meradang menerjang. Luka dan bisa kubawa berlari, Berlari, Hingga hilang pedih perih, Dan aku akan lebih tidak peduli, Aku mau hidup seribu tahun lagi.
(Chairil Anwar)
Kamis, 09 Juli 2009
Adalah tidak penting mengetahui siapa kakekku,
yang lebih penting akan jadi apa cucuku kelak.
(Abraham Lincoln)
Minggu, 28 Juni 2009
Katakan benar, jika itu benar. Jangan memuja seseorang semasa ia hidup, sebab bukankah manusia masih bisa menyeleweng dan tergelincir.
Disuatu taman, di suatu tempat - dicelah bunga ranum dan hijau daun-daun - seekor laba-laba membangun sarang, ketika itu senja awal musim panas. cahaya berenang dalam warna keemasan. kumbang berputar-putar di putik bunga. kupu-kupu di tengah cahaya. semut-semut mengangkut daun mawar yang tanggal oleh gunting si tukang taman
Seekor kupu-kupu terbang merendah- ke tangkai bunga-bunga. Ia lalu meneguk air yang tertinggal di daun - bekas siraman si tukang taman. Ah, sayapnya tersangkut jaring laba-laba ! Ia mengepak - dan mengepak. Sekali-dua. Akhirnya kupu-kupu lepas - dari perangkap laba-laba. Diatas rumput semut-semut terpengarah