
Beringin di tepi kolam,
tampaklah dari rumah bola.
Nasi dingin air bermalam,
itu makanan anak sekolah
Kalau sampai waktuku
'ku mau tak seorang 'kan merayu,
Tidak juga kau,
Tak perlu sedu sedan itu.
Aku ini binatang jalang,
Dari kumpulannya terbuang.
Biar peluru menembus kulitku,
Aku tetap meradang menerjang.
Luka dan bisa kubawa berlari,
Berlari,
Hingga hilang pedih perih,
Dan aku akan lebih tidak peduli,
Aku mau hidup seribu tahun lagi.
(Chairil Anwar)
Adalah tidak penting mengetahui siapa kakekku,
yang lebih penting akan jadi apa cucuku kelak.
(Abraham Lincoln)